Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa usulan partainya agar Pilkada 2024 dilaksanakan melalui mekanisme DPRD telah membuahkan hasil. Ia menilai kritik dan perdebatan publik yang muncul telah memaksa pemerintah dan DPR untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap penyelenggaraan pilkada langsung.
Baca Juga:Masa Depan Layar OLED Samsung: Rumah, Mobil, Robot
Hasto mengatakan, tujuan utama usulan tersebut bukan untuk menghapus demokrasi langsung, melainkan sebagai alarm atau “warning system” terhadap potensi kerugian negara yang besar akibat politik uang dalam pilkada serentak. Ia mengklaim wacana itu telah memicu evaluasi mendalam di berbagai lembaga negara.

“Usulan PDIP telah sukses membuka mata semua pihak tentang besarnya biaya politik dan kerentanan money politics. Ini bukan kekalahan, tapi kemenangan dalam mendorong perbaikan sistem,” tegas Hasto di Kantor DPP PDIP, Senayan.
Baca Juga:Dapat Ejekan Lagi di Bernabeu, Vinícius Dibela Xabi Alonso
Meski demikian, Hasto memastikan PDIP tetap akan mematuhi apapun keputusan final dan mekanisme yang ditetapkan oleh negara. Pernyataan ini menandai pelunakan sikap dari partai yang sebelumnya bersikukuh dengan usulan kontroversialnya.
“Kami percaya proses di DPR. Yang penting, tujuan untuk pilkada yang lebih bersih dan berintegritas harus jadi komitmen bersama,” pungkasnya.










