Kasus penipuan mobil bekas masih kerap terjadi dan menjerat calon pembeli yang kurang waspada. Modus yang digunakan pelaku terus berkembang, mulai dari manipulasi dokumen hingga rekayasa kondisi kendaraan.
Baca juga:RI Tawarkan Insentif Asuransi ke Investor China
Beberapa pelaku menawarkan harga jauh di bawah pasaran untuk menarik minat. Setelah transaksi berjalan, pembeli baru menyadari kendaraan bermasalah atau dokumen tidak sesuai.
Modus yang Sering Digunakan
Pelaku penipuan sering memalsukan identitas pemilik, memanipulasi nomor rangka, atau menyembunyikan riwayat kecelakaan dan banjir. Ada juga yang menggunakan sistem pembayaran
bertahap palsu.
Calon pembeli disarankan memeriksa kendaraan secara menyeluruh dan memastikan keaslian dokumen sebelum transaksi.
Baca juga:Promo Alfamart 10 Januari 2026, Minyak Goreng Turun Harga
Pentingnya Edukasi Konsumen
Edukasi mengenai modus penipuan dinilai penting agar masyarakat tidak mudah tergiur harga murah. Kehati-hatian menjadi kunci utama saat membeli mobil bekas.










